iden

Laga persahabatan internasional, Timnas Indonesia vs Timnas Fiji, skor akhir 0-0, Stadion Patriot Candrabhagha, Bekasi. Sabtu (2/9/2017) (foto: dewo / PSSI) 

JAKARTA ● Pelatih timnas Indonesia Luis Milla memahami kekurangan timnya, namun tidak bisa menyembunyikan perasaannya untuk memuji para pemainnya saat bermain imbang tanpa gol melawan Fiji pada laga uji coba persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9).

Timnas Indonesia bertarung dengan Fiji dengan diperkuat oleh para pemain senior terbaik macam Boas Solossa, Stefano Lilipaly hingga striker Irfan Bachdim. Fiji juga datang dengan komposisi skuat yang masih baru dibentuk dan mayoritas pemain muda. Hanya Roy Krishna saja bisa dibilang sebagai pemain lama sekaligus kapten tim.

Mengenai kekurangan yang dimaksud oleh pelatih asal Spanyol itu diantaranya persiapan tim jika dibandingkan dengan waktu dia melatih timnas U-22 dalam program pelatnas jangka panjang. Begitu juga dengan tidak adanya gol di laga tersebut.

“Saya melihat tim ini memiliki waktu latihan yang minim. Kami hanya mendapatkan waktu dua hari latihan. Jangan dibandingkan dengan program pelatnas jangka panjang yang didapat oleh timnas U-22,” kata Milla saat jumpa pers usai pertandingan.

“Timnas U-22 latihan selama tujuh bulan. Selama itu pula kami bersama jadi ada waktu serta proses. Kami hanya memiliki waktu dua hari untuk latihan. Kekurangan lainnya adalah gol,” lanjutnya.

Terlepas dari itu semua, seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Milla tetap menghargai kerja keras para pemainnya di lapangan. Dia juga menilai sikap para pemain.

“Saya sangat senang dengan sedikit waktu latihan ada hal yang bagus dari tim ini. Pergerakan dari pemain sudah cukup bagus, bertahan. Bagaimana tim ini bergerak, cara pemain mencari posisi dalam menyerang dan bertahan sudah bagus. Kalau soal yang kurang bagus, yaitu tidak bisa mencetak gol. Sikap pemain juga saya nilai sudah bagus,” tuturnya.

Sementara itu salah satu pemain timnas Bayu Pradana mengatakan rasa bersyukurnya atas hasil ini. “Kita bersyukur dengan hasil ini, walaupun harus bekerja keras lebih baik lagi. Persiapan kita hanya dua hari, kita menguasai pertandingan tapi kurang beruntung. Saya banyak belajar dari coach. Ini bagus untuk perkembangan permainan saya. Semoga kami bisa lebih baik lagi,” katanya.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Indonesia: Andritany Ardhiyasa; Beny Wahyudi (Lerby 78'), Achmad Jufriyanto, Fachruddin Aryanto, Johan Alfarisi (Abdul 46'), I Gede Sukadana (Manahati 71'), Bayu Pradana, Stefano Lilipaly (Adam 45'), Andik Vermansah (Rachmat 72'), Irfan Bachdim (Pora 46'), Boaz Solossa (Slamet 86').

Pemain Pengganti: Satria Tama; Adam Alis, Manahati Lestusen, Abdul Rahman, Slamet Nurcahyo, M Rahmat, Rizky Pora, Lerby Eliandri.

Pelatih: Luis Milla

Fiji: Simone Moci Tamanisau; Laisenia Raura Naioko, Dave Radrigai (Iosefo 88'), Junior Narendra Rao (Leiroti 90+4'), Remueke, Cristopher Wasasala (Jonetan 53'), Epeli Saukuru, Amani Makoe Valebalavu (Setareki 46'), Kavaia Rawaqa, Kolinio Vakarauvana Sivoki, Roy Krishna.

Pemain Pengganti: Tevita Kalisito; Shravan Sharma, Madhwan Aklesh Gounder, Setareki Waqanitoga, Epeli Leiroti, Iosefo Verevou, Ratu Tevita Waraneivalu, Weisake Tabucava, Josefata Vunisina Neibuli, Jonetan Nalulu Buksh.

Pelatih: Christophe Gamel

Apresiasikan Berita

Komentar

:

Google-adsense-logo-125.png

POPULAR SPORT

Google-adsense-logo-125.png