iden
Get Adobe Flash player

Jatanras
Typography

ACEH,DELIKPOS.CO.ID - Bisa jadi Wira Novriatna, 24 merasakan kenikmatan tersendiri saat menjalani hubungan terlarang dengan pria idalam lain. Tapi, Jumat (8/11) dini hari tadi, kenikmatan yang biasa dirasakan karyawati sebuah bank di Beureunun itu berubah menjadi rasa malu yang luar biasa.

Pasalnya, lantaran saat sedang asik memadu kasih dengan pria simpanan di kamar kosnya, sang suami bersama warga Blang Asan, Sigli, Aceh datang menggerebeknya. Wira pun kelabakan dan sibuk menutupi tubuhnya lantaran niatnya berhubungan intim sudah separuh jalan, alias sudah setengah bugil.

Alhasil Wira dan pasangan "ilegalnya", M Raziq, 26 langsung digelandang ke kantor aparat Syariat Islam untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan informasi, Zu, 30, suami Wira merasa curiga dengan perubahan tingkah laku istrinya. Ya selama ini Wira memang tak indekos dengan alasan lebih dekat dengan tempat kerjanya. Zu yang tinggal di Lhokseumawe pun memutuskan untuk mendatangi tempat kos istrinya.

Tiba di TKP, lalu mengetuk pintu rumah kos. Namunyang keluar adalah perempuan, teman kos Wira. Zu lantas meminta agar perempuan itu mengetuk pintu kamar kos Wira dan dirinya ingin berbicara di ruang tamu. Namun belum sampai pesan itu disampaikan, Zu meminta izin untuk masuk menggunakan kamar mandi.

Tanpa berpikir panjang dia langsung mendatangi kamar istrinya dan menggedor pintunya. Ternyata dugaannya selama ini benar. Sang istri sedang memadu kasih dengan pria asing yang belakangan diketahui bernama Raziq. Bahkan Zu melihat keduanya sudah setengah telanjang. Wira dan Raziq kelagapan.

Tak ingin salah langkah, Zu segera memanggil warga sekitar. Tanpa menunggu waktu, Raziq dan Wira diboyong ke kantor aparat Syariat Islam, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pidie Sabaruddin.SH saat dihubungi Metro Aceh kemarin mengatakan, pihaknya membenarkan ada kejadian itu dan warga telah menitipkan pelaku khalwat di kantor Satpol PP. "Kami mengamankan kedua pelaku itu agar tidak diamuk massa, setelah diselesaikan secara kekeluargaan maka mereka dilepas kembali dan diserahkan kepada apartur gampong," kata Sabaruddin.  jpnn

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER