iden
Get Adobe Flash player

Narkoba
Typography

Sejumlah barang bukti dari berbagai jenis Psikotropika berikut tiga orang yang dinyatakan tersangka untuk dilimpahkan dari Penyidik Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TBK ke Satnarkoba Polres Karimun, Jumat, (20/10/2017). TJ / delikpos.co.id

KARIMUN ● Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Lantamal) Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) Kepulauan Riau, baru saja berhasil menangkap dan mengamankan pemasok Narkoba yang berupaya menginfiltrasikan berbagai jenis Psikotropika di lintas batas perairan timur Pulau Tekong Hiu, Jumat Pagi.

Penyidik Staf 1 Intel Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TBK telah memeriksa ke tiga orang tersangka tersebut, berikut sejumlah barang bukti dari berbagai jenis Psikotropika untuk dilimpahkan ke Satnarkoba Polres Karimun, Jumat, sekira pukul 22.00 wib.

Menurut Pasal 2 PP 58/20120, Undang-Undang mengembankan kewenangan kepada Kepolisian sebagai penyidik untuk melakukan penyelidikan terkait pelimpahan perkara tersangka dan sejumlah barang bukti tersebut guna pengembangan lebih lanjut.

Pelimpahan perkara tindak pidana Narkotika dari Penyidik Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TBK, "Berupa tiga orang tersangka dan 3 jenis barang bukti telah kami terima," jelas Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Nendra Madya Tias, Jumat, (20/10/2017), dan Ia juga mengatakan, "Barang bukti tersebut berupa 3 kilogram sabu (3000 gram) berikut 4.382 butir pil ekstasi yang terbagi dalam kemasan, 2.250 butir happy five dan 2.132 butir ekstasi merek atau cap play boy."

Berdasarkan pengakuan ketiga tersangka, mereka tidak mengetahui isi barang tersebut, dan menurut keterangan ZF (21) WNA asal Malaysia, ia disuruh seseorang membawa dua orang, N (38) dan C untuk memancing dilaut.

Menurut kronologis, kegiatan ini sering dia lakukan setiap hari untuk membawa orang memancing. Kemudian ZF ditemani saudaranya AJ (38), sebagaimana mereka berdua tidak mengenal N dan C, sehingga terjadinya penyergapan diatas Perahu Motor (speed boat) berkapasitas mesin 40 PK, dan selanjutnya tersangka C berhasil melarikan diri. 

Lebih lanjut, tersangka N, menurut dirinya bahwa dia tidak mengetahui keadaan sebenarnya, ia disuruh menjemput uang 500 ringgit malaysia, dan mengaku baru keluar dari penjara 3 bulan lalu. ● (TJ)

Apresiasikan Berita

Komentar (3)

:
  • Kite Aje

    Sye ndak berpantun tuk bangde TJ
    "dari hulu pergilah ketepian, ..... ditangkap dahulu, larilah kemudian" hehe

    Short URL:
  • Jago Lai

    Kama tu larinyo, lah di tangah samudra !!, kanda TJ

    Short URL:
  • Bro Fals

    Manawa bisa lolos ing segara, mas bro Tj, banjur menyang ngendi !
    (superman dong ?)

    Short URL:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER