iden
Get Adobe Flash player

Narkoba
Typography

Unit Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Karimun, ketika menyisir dan mengamankan diantara tersangka, Selasa, (19/9/2017). 

KARIMUN ● Satresnarkoba Kepolisian Resor (Polres) Karimun mengamankan 4 orang warga Karimun dengan inisial DH (29), SD (38), AN (48), MM (36) serta satu orang WNA asal Malaysia berinisial MA (37), kelima tersangka diamankan karena diduga memiliki narkotika jenis sabu seberat 5,08 gram dan ekstasi sebanyak 25 butir.

Kasatnarkoba Polres Karimun AKP Nendra Madya Tias mengatakan, kelima tersangka tersebut diamankan berawal dari seorang perantara jual beli narkotika jenis sabu DH pada Selasa, (19/9/2017), kemudian menyesul SD.

“Penangkapan kelima tersangka tersebut berawal dari penangkapan terhadap DH sebagaimana menurut pengakuannya, dia merupakan seorang perantara jual beli narkotika jenis sabu,” kata Nendra, Sabtu (23/9/2017)

Kemudian pihaknya melakukan penyidikan terhadap SD, dia memasan dan membayar sabu tersebut dengan seharga Rp 2 juta kepada AN.

“Selanjutnya tim langsung melakukan penangkapan terhadap AN, pada saat diamankan AN mencoba melarikan diri dan membuang barang bukti narkoba yang diduga jenis sabu tersebut ke tempat parkir hotel Maxi Million, namun dengan sigap anggota berhasil menangkap AN beserta barang bukti yang dia buang,” jelasnya.

Masih menurut Nendra, berdasarkan pengakuan AN, dia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial MM yang diamankan bersama AN, pengembangan penyidikan terhadap MM ternyata masih menyimpan barang bukti ektasi dirumahnya yang berada dipulau Parit Kecamatan Karimun.

“Pergerakan tim dengan reaksi cepat, langsung menuju rumah MM dan menemukan barang bukti 1 buah kotak rokok berisi narkotika jenis eksatasi sebanyak 25 butir, dan dia mengaku barang tersebut diperoleh dari seorang WNA asal Malaysia berinisial MA yang tinggal di Bukit Sudimulyo," paparnya.

MA diduga sebagai Bandar, Nendra melanjutkan, karena berdasarkan hasil keterangan dari jaringannya bahwa barang tersebut diperoleh dari yang bersangkutan.

“Dugaan kita bahwa MA sebagai Bandar, menurut keterangan keempat orang yang telah kita amankan, dan MA juga masuk ke Indonesia tanpa dokumen resmi,” jelasnya menambahkan.

Hasil operasi tersebut, dari MM telah diamankan barang bukti berupa 1 bungkus pil ekstasi warna biru sebanyak 25 butir, 1 bungkus pil ekstasi warna merah jambu dengan logo Hello Kitty sebanyak 25 butir, 1 bungkus teh kecil warna hijau, 1 bungkus kopi kecil warna merah, 1 bungkus kotak rokok, 1 unit HP merk Bellphone dan 1 unit HP merk Samsung, sementara dari MA asal Malaysia diamankan 1 unit HP merk Lenovo. ● (ar)

 

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER