iden
Get Adobe Flash player

Narkoba
Typography

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMPN 1 Karimun dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun, Selasa (22/8/2017) delikpos.co.id / Al Bustomi.

KARIMUN ● Masih maraknya peredaran narkoba serta dampak yang ditimbulkan bagi pengguna narkoba di kalangan anak muda khususnya siswa sekolah, menimbulkan kecemasan berbagai para pendidik. Dikhawatirkan masa yang akan datang, khususnya di Kabupaten Karimun, generasi muda dijejali dengan generasi yang lemah dan tidak mampu bersaing dengan daerah lain.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pada Selasa (22/8/2017) pagi di Lapangan Upacara SMP Negeri 1 Karimun, dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMPN 1 Karimun dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun, disejalankan dengan pengukuhan Satuan Tugas Anti Narkoba (SAN).

SAN SMP Negeri 1 Karimun ini merupakan pelopor, karena baru satu-satunya sekolah di Kabupaten Karimun yang membentuk Satgas untuk berperang melawan narkoba, dengan beranggotakan para siswa dan siswi dan melaksanakan MoU dengan BNNK Karimun.

Penandatangan MoU dan Pengukuhan SAN SMP Negeri 1 Karimun tersebut dihadiri langsung Kepala BNNK Karimun, Kompol Ahmad Soleh beserta Staf Penyuluh BNNK Karimun, Tsania Azmi dan di saksikan oleh Kepala Sekolah, para guru dan seluruh siswa dan siswi SMP Negeri 1 Karimun.

"Ini merupakan sekolah yang pertama melakukan MoU terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), bersama kit. Kita apresiasikan apa yang telah mereka lakukan untuk memberantas narkoba, dan harapan saya sekolah lain dapat mencontoh apa yang telah diperbuat oleh SMPN 1 Karimun," ujar Kepala BNNK Karimun, Kompol Ahmad Soleh, usai acara.

Dirinya berharap SMPN 1 Karimun bisa melakukan program P4GN secara mandiri dan merupakan salah satu peran serta Dinas Pendidikan terutama sekolah untuk menangani masalah narkoba.

"Nanti setelah MoU ini, Mereka bisa melaksanakan penyuluhan narkoba dan tes urine secara mandiri. Saya juga menyarankan untuk mereka melakukan sosialisasi lewat seni budaya berupa theater, Puisi dan lainnya serta mengundang sekolah lain ikut berpartisipasi," katanya.

Usai menandatangani MoU dengan pihak SMPN 1 Karimun, Soleh mengukuhkan 10 orang siswa yang telah ditunjuk untuk menjadi Satgas Anti Narkoba. Para siswa yang tergabung dalam satgas, diharapkan memiliki pengetahuan tentang masalah narkoba dan bisa membantu BNNK dalam mensosialisasikan bahaya narkoba.

"Tim Satgas akan dilatih oleh guru-guru yang terlebih dahulu telah mendapatkan pelatihan oleh BNN. Kita harapkan mereka inilah nanti yang menjadi generasi penerus yang mampu memberikan penyuluhan- penyuluhan di Masyarakat, tentang bahaya narkoba," jelas Soleh.

Sementara itu Plt Kepala SMP Negeri 1 Karimun, Syahmaiti Agus mengatakan, penandatanganan MoU tersebut bertujuan mencegah masuknya narkoba  ke lingkungan SMPN 1 Karimun dan merupakan langkah awal menciptakan generasi muda yang bersih tanpa narkoba.

"Penandatanganan Mou ini bermaksud untuk menyukseskan program pemerintah sesuai UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan program P4GN," ujar Syahmaiti, yang ditemui wartawan usai kegiatan.

Dirinya menjelaskan,  penandatanganan MoU tersebut berisikan tentang pendeteksian secara dini penyalahgunaan narkoba di SMP Negeri 1 Karimun, selain itu dalam rangka mewujudkan sekolah bebas narkoba dengan melaksanakan kegiatan P4GN terhadap siswa- siswi , Guru dan Karyawan di lingkungan sekolah tersebut.

"Penandatanganan MoU dan pengukuhan Satgas ini, merupakan wujud nyata kepedulian lingkungan pendidikan dalam melakukan sinergitas antara kedua belah pihak, serta bentuk kemandirian partisipasi lingkungan pendidikan dalam upaya P4GN," katanya.

Syahmaiti berharap, nantinya anak- anak yang telah dikukuhkan sebagai Satgas Anti Narkoba bisa menyampaikan pesan-pesan terkait bahaya narkoba kepada teman- temannya dilingkungan sekolah. 

Apresiasikan Berita

Komentar

:
Google-adsense-logo-125.png

BULETIN POPULER